Jumat, 08 Mei 2015

Cara Membuat Speaker Aktif dari Komponen Bekas Pakai Mantap !


Ngomong-ngomong soal speaker aktif mengingatkan saya waktu masih duduk di bangku SMP. Kala itu saya baru mengenal apa yang dimaksud dengan speaker aktif, pengertian speaker aktif  adalah amplifier yang dirakit jadi satu dengan speaker dalam satu box atau dengan kata lain "speaker yang ada ampli-nya", sehingga musik yang diputar dari Hp atau perangkat lain dapat langsung terdengar dengan keras.
Saya  memiliki beberapa speaker aktif, namun dari semua itu saya tidak ada yang beli. Herankan..?? lalu dapat dari mana..?? Sedikit cerita, pada saat itu saya suka main ke pasar loak (pengepul rosok), disana saya suka yang namanya bongkar-bongkar barang elektronik, eh tak disangka saya nemu radio bekas lalu iseng-iseng saya bongkar, ternyata didalamnya ada rangkaian yang saya cari.
Dari radio bekas itu saya ambil rangkaian penguat (Amplifier) untuk saya jadikan speaker aktif. Dari pada beli, toh hasilnya sama, yang membedakan hanyalah tampilan kemasan nya saja. Jika dilihat dari segi teknik, prinsip kerja antara speaker aktif pabrikan dengan speaker aktif rakitan sendiri itu sama, bahkan malah ada yang lebih bagus rakitan sendiri dari pada speaker aktif pabrikan.

Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi Cara sendiri dari bahan-bahan (komponen) yang mudah di dapat di sekitar kita. Kita mulai dari rangkaian yang sederhana dulu, rangkaian ini dapat beroprasi pada tegangan antara 3-12 volt DC dengan arus listrik maksimal 2 Ampere. Untuk lebih jelasnya silahkan perhatikan gambar rangkaian di bawah ini.
Skema speaker aktif
Untuk membuat Speaker aktif dari rangkaian di atas, diperlukan alat dan bahan sebagai berikut :
  • Speaker (saya ambil dari TV bekas)
  • Box (saya gunakan botol oli, untuk anda sesuaikan dengan selera)
  • Komponen sesuai skema di atas (saya ambil dari barang elektroik lain yang udah gak ke pakai)
  • Kabel USB (saya gunakan adaptor carger HP 5 volt untuk catu dayanya)
  • Trafo 1 Ampere (bagi yang ingin gunakan catu sendiri)
  • Tenol dan Solder, serta alat pendukung lain untuk perakitan.
Setelah anda lihat dan pahami skema speaker aktif di atas silahkan anda buat layoutnya.   telah saya post beberapa waktu lalu. Setelah layout jadi pasang semua komponen sesuai dengan letaknya masing-masing, kemudian anda tes dahulu dengan catu daya yang kecil. Pastikan tidak ada komponen yang short atau konslet.
Jika semua beres, lanjutkan ke tahap perakitan. O iya satu hal lagi, saya tadi menggunakan kabel usb karena saya menggunakan catu 5 volt dari carger. Sebenarnya dengan kabel usb tadi saya juga bsa gunakan catu dari laptop atau komputer. Apakah aman..?? . Sejauh ini aman-aman saja dan saya belum pernah mengalami kerusakan pada usb laptop/komputer saya akibat penggunaan ini.
Yang penting anda tidak terbalik dalam pemasangan kabelnya, lihat gambar dibawah ini :
pin USB catu
Untuk cek posisi dan warna kabel sesuai Pin yang tertera silahkan gunakan Multimeter, karena jika saya sebutkan warnanya bisa saja setiap kabel USB berbeda, tatapi untuk patokan saja biasanya warna Merah (+), Hitam (-), Hijau (data -), Putih (data +). Jadi anda tinggal ambil warna Merah dan Hitam (dalam gambar +5v dan GND) saja untuk catu daya Speaker Aktif yang anda buat.


Berikut ini adalah speaker aktif  rakitan saya, yang sampai saat ini masih saya gunakan :
Speaker aktif mini

Speaker aktive
Cara Membuat Gitar

1. Siapkan Potongan kayu dengan dilubangi sebagai tempat meletakan skrup, skrup ini nantinya beerfungsi sebagai inti dari lilitan yang tehubunng dengan magnet yang ada dibawahnya.
2. Potong plat isolator tipis menjadi 2 bagian dengan ukuran menyesuaikan dan lebih besar sedikit dari pada potongan kayu. Plat isolator tipis ini digunakan sebagai penahan agar lilitan tidak mudah lepas. Lilitan nantinya berada di antara celah 2 isolator tipis ini yang disekat dengan kayu tadi.



3. Rekatkan ke tiga bahan tersebut menggunakan lem, tunggu hingga kering lalu beri lobang pada isolator yang tipis tadi sesuai dengan lobang yang ada pada kayu. Bobbin ini digunakan sebagai tempat untuk melilitkan kawat email (spull)




4. Setelah Bobbin jadi, lilitkan kawat email pada Bobbing sebanyak 1000 s/d 5000 lilit, untuk hasil yang bagus kami sarankan lilit hingga lebih dari 3000 lilit. Karena Untuk kelas professional biasanya 4000 s/d 5000 lilit. Jadi terserah anda tinggal menyesuaikan sesuai tingkat kemampuan anda.


5. Setelah pelilitan seselasi, sambung kedua ujung kawat menggunakan kabel (kemudian rapikan). Masukkanlah keenam skrup kecil ke dalam lobang yang telah disiapkan pada bobbin yang sekarang telah kita lilit. Masukkanlah ujung baut dari bagian atas (bagian yang lebih kecil) sehingga kepala baut akan tersisa pada bagian atasnya, setelah itu rendamlah dalam cairan lilin yang dipanaskan.
6. Langkah terakhir adalah pemasangan magnet permanent, sebelumnya ratakan keenam ujung baut pada bagian bawah pickup, amplas sampai semuanya sama rata, kemudian letakkan magnet batang yang telah disiapkan pada bagian bawahnya, usahakan agar semua ujung baut mengenai pada magnet.

Teknik Dasar Gerakan Lompat Atau Loncat Kangkang Dalam Senam Ketangkasan

Lompat kangkang adalah melakukan lompatan dengan melewati di atas peti dengan posisi kaki terbuka lebar ke kanan dan ke kiri. Untuk melakukan lompat kangkang diperlukan keberanian. Untuk melatih keberanian itu diperlukan cara yang sistematis dalam mempelajari tahap-tahap untuk sampai kepada teknik yang sebenarnya.

Tahapan latihan loncat kangkang untuk sampi ke teknik yang sebenarnya adalah:

a. Cara melakukan latihan awalan

  1. Awalan dilakukan dengan lari secepat mungkin dengan badan condong ke depan
  2. Perhitungkan langkahnya untuk menolak dengan dua kaki pada papan tolakan, kedua tangan mengarah ke tepi papan tolakan
  3. pandangan mata diarahkan ke peti loncatan
  4. lakukan latihan ini secara berulang-ulang sampai mendapatkan ketrampilan
Loncat Kangkang Dalam Senam Ketangkasan
b. Cara melakukan latihan tolakan
  1. Berdiri dengan kaki rapat, badan lurus, dan kedua tangan memegang tepi peti
  2. Lakukan tolakan dengan kedua kaki pada papan tolak hingga panggul ke atas dan kedua tungkai dibuka
  3. Lakukan teknik dasar tersebut dengan menggunakan awalan beberapa langkah
  4. Lakukan latihan secara berulang-ulang
c. Cara melakukan latihan melewati peti lompat
  1. Ambil awalan beberpa langkah, lakukan tolakan, sementara kedua tangan bertumpu pada punggung teman yang membungkuk lalu dengan tungkai kangkang melewati punggung teman, latihan ini dimaksudkan agar peserta latihan merasakan bagaimana melewati rintangan.
  2. Setelah latihan bersama teman anda lancar dan dapat dikuasai, lakukan latihan selanjutnya dengan meloncat melewati peti loncat.
d. Cara melakukan Latihan Mendarat
  1. Berdirilah di atas peti
  2. Meloncatlah dan lakukan pendaratan dengan menggunakan kedua ujung kaki, lutut mengeper, kedua lengan lurus ke atas.
  3. Lakukan latihan berulang-ulang
e. Latihan Gerakan Loncat kangkang secra keseluruhan
  1. Lakukan awalan dengan berlari secepat mungkin, badan condong ke depan
  2. Kedua kaki menolak pada papan tolakan dengan sekuat-kuatnya disertai ayunan lengan ke bawah dan ke depan, badan lurus dan tungkai dibuka
  3. Pada saat kedua tangan menyentuh peti loncat, segera tolakkan kedua tangan dengan sekuat-kuatnya. Badan lurus dengan kedua tangan direntangkan
  4. Pendaratan dilakukan dengan ujung kaki, lutut mengeper dan kedua tangan lurus ke atas.
Itulah beberapa teknik dasar yang biasa digunakan dalam latihan loncat kangkang dalam senam ketangkasan. Sebaiknya latihan dilkukan dengan rutin. misalnya seminggu 3 -5 kali agar peserta lebih cepat bisa melakukan loncat kangkang dengan baik.

Teknik Dasar Renang Gaya Punggung

Renang gaya punggung mulai di kenal  sekitar tahun 1912, ketika pertandingan renang dibagi atas tiga kelas dalam kompetisi nasional dan internasional. Yaitu gaya dada, gaya punggung, dan gaya bebas. Gaya yang dipergunakan pada saat itu adalah gaya punggung elementer atau gaya punggung dengan kedua lengan di atas, dan gerakan kaki katak atau kaki gunting. Setelah diperkenalkan gaya back crowl, bentuk-bentuk lain dari gaya punggung yang bukan back crowl sedikit demi sedikit hilang dari pertandingan renang.


Renang Gaya Punggung

Prinsip-prinsip mekanis dari renang gaya punggung sama dengan prinsip-prinsip yang berlaku bagi gaya lainnya. Teknik Dasar Renang gaya punggung dapat diperinci sebagai berikut: 1) posisi badan, 2) gerakan kaki, 3) gerakan lengan, 4) gerakan pengambilan napas, dan 5) koordinsi gerakan keseluruhan.
Berikut ini penjelasan dari masing-masing teknik daar renang gaya punggung seperti tersebut di atas?

1. Posisi Badan

Start Renang Gaya Punggung

a. Teknik Meluncur

Mengambang dalam posisi tubuh terlentang merupakan salah satu keunggulan yang tampak dalam renang gaya punggung. Bagi pemula, cukup sulit untuk membuat posisi tidur terlentang karena taku tenggelam. Namun ternyata posisi tidur terlentang di atas permukaan air tidak menyebabkan orang tenggelam, malah dapat melakukan pengambilan napas secara leluasa karena posisi wajah selalu di atas permukaan air.

Teknik Meluncur Renang Gaya Punggung

Adapun cara latihan posisi meluncur dalam renang gaya punggung adalah sebagai berikut:

  1. Kedua tangan berpegang pada tepi kolam, jarak tangan kanan kiri selebar bahu
  2. Kedua kaki dilipat atau dibengkokkan ke atas, sehingga kedua telapak kaki bertumpu pada dinding kolam dengan kuat, kedua lutut ada diantara kedua lengan
  3. Kedua lengan melepas pegangan pada tepi kolam, kepala diluruskan ke belakang, dan bersamaan dengan gerakan tersebut kedua kaki mendorong dinding kolam dengan kuat, sehingga tubuh terdorong ke belakang.
  4. Wajah tetap di atas permukaan air, dan kedua lengan disisi tubuh
  5. Latihan ini dilakukan berkali-kali, sehingga siswa mampu meluncur dengan sikap telentang dengan baik.

b. Bentuk-bentuk pisisi badan meluncur.

1) Tahap persipan

  • Terapung terlentang kedua lengan disamping badan
  • Tarik ibu jari ke atas menyusur ke samping tubuh
  • Ibu jari menyentuh bahu bagian atas
  • Putar pergelangan tangan mengarah ke luar

2) Tahap Pelaksanaan

  • Rentangkan lengan ke arah luar dan ke atas 
  • Luruskan lengan, tingginya kira-kira sama dengan bahu.

3) Tahap lanjutan

  • kedua lengan menempel disamping badan, tubuh rileks sambil merasakan luncuran.
  • Belajar meluncur dengan pelampung, pelampung dipegang dengan kedua tangan lurus di atas kepala
  • Meluncur tanpa pelampung, berdiri dipinggir kolam dan menghadap dinding kolam, doronglah kedua kaki pada lantai kea rah belakang serta kedua lengan kea rah belakang.

2. Gerakan Kaki

a. Teknik Gerakan Kaki

Gerakan kaki pada renang gaya punggung sama dengan gerakan gaya bebas, tetapi dilakukan dalam keadaan terlentang. Perenang dapat melakukan latihan gerakan kaki dengan terlentang, kedua lengan di atas kepala.

Teknik Gerakan kaki sebagai berikut:

  1. Perenang berdiri di tepi kolam dengan punggung rapat pada dinding kolam, kedua lengan dibengkokkan ke atas agar tangan dapat memegang tepi kolam.
  2. Bila ada aba-aba siap, perenang mengangkat kedua kakinya ke atas kearah permukaan air bersama-sama badan. Sehingga badan dan kaki lurus pada permukaan air dengan sikap terlentang.
  3. Pada aba-aba “ya” perenang menggerakkan kedua  kaki bergantian ke atas dan ke bawah.
  4. Gerakan kaki dimulai dari pangkal paha, lutut sedikit dibengkokkan dan berakhir dengan kibasan ujung kaki. Gerakannya harus lemas dan tidak kaku, gerakan ke atas dari pada gerakan ke bawah. 
  5. Bentuk-bentuk latihan gerakan kaki

Cara melakukan latihan gerakan kaki sebagai berikut:

  • Latihan gerakan kaki sambil duduk
  • Latihan gerakan kaki sambil merentangkan kedua lengan samping
  • Latihan gerakan kaki menggunakan papan peluncur
  • Latihan menggerakkan kaki sambil memegang pinggir kolam.
3. Gerakan Lengan

Teknik gerakan lengan dibagi menjadi tiga fase, yaitu:

         a) Fase Menarik

Gerakan menarik dimulai setelah telapak tangan masuk beberapa inchi dari permukaan air sampai titik maksimal terkukan siku atau telapak tangan tepat berada disamping luar bahu.

         b) Fase mendorong

Gerakan mendorong dimulai dari akhir tarikan, tangan mendorong ke belakang, dank e bawah dalam gerakan seperempat lingkaran.

         c) Fase Istirahat

Gerakan istirahat dimulai dari tangan keluar dari permukaan air dengan ibu jari keluar lebih dahulu. Setelah tangan berada di atas bahu, (lengan tegak lurus dengan bahu), tangan diputar keluar, lalu masuk ke permukaan air dengan jari kelingking terlebih dahulu. Proses istirahat ini harus dilakukan dengan rileks seirama dengan lengan yang bergerak menarik dan mendorong.

Teknik dasar gerakan lengan renang gaya punggung adalah sebagai berikut:

  1. Salah satu ujung kaki dikaitkan dengan setang di tepi kolam, kaki yang lain bertumpu pada dinding kolam agak ke bawah untuk member kukuatan penyangga badan.
  2. Sikap badan terlentang, muka menghadap ke atas  dengan dagu agak ditarik dan kedua lengan di sisi badan
  3. Lengan secara bergantian di ayunkan lurus ke permukaan air melampaui kepala dan masuk ke air  dengan posisi lengan disamping kepala.
  4. Setelah tangan masuk ke dalam air, maka dimulailah gerakan menarik dan mendorong air dengan kuat sehingga lengan lurus di sisi badan
  5. Untuk memperoleh hasil yang lebih baik, hendaknya jari-jari tangan dirapatkan.

Cara melakukan latihan gerakan lengan sebagai berikut

a) Latihan gerakan lengan di darat
b) Latihan gerakan lengan sambil berdiri di dalam air
c) Latihan gerakan lengan dengan menggunakan pelampung di perut

4. Gerakan Pengambilan Napas

Perenang gaya punggung karena kepalanya ada di luar air sepanjang waktu, cara melakukan pernapasan berbeda dengan pernapasan perenang gaya bebas, gaya dada dan gaya kupu-kupu. Ia dapat bernapas dengan terus-menerus. Gerakan pengambilan napas renang gaya punggung adalah mengambil napas pada saat istirahat dari satu lengan dan mengeluarkan napas pada saat istirahat lengan yang lain.

5. Koordinasi Gerakan

Latihan koordinasi renang gaya punggung adalah latihan yang terpadu dari semua unsure gerakan yang ada pada gaya punggung, yaitu mulai dari gerakan meluncur, kemudian dilanjutkan dengan gerakan kaki, lengan dan pernapasan dengan seksama, sehingga gaya punggung yang benar dapat diwujudkan.

6. Start Renang Gaya Punggung

Gaya punggung dilakukan dengan cara mengandalkan gaya punggung dan diselingi dengan gerakan salto disertai dengan gerakan tangan dan kaki. Start dilakukan dengan cara semua perenang berjajar di dalam air dan menghadap ke dinding serta dengan memegang pegangan start.

Teknik start renang gaya punggung adalah sebagai berikut:

  • Posisi tangan dan kaki bergantung sebelum sart dimulai.
  • Tariklah kedua lengan mendekati dinding , kemudian dilanjutkan dengan sikap menolak dengan sikap kepala menengadah
  • Serentak dengan tolakan kaki, kedua lengan diayunkan dan kepala menengadah
  • Ayunan lengan bergerak membuka ke samping
  • Setelak kaki menolak, posisi kedua lengan harus sudah lurus.
  • Ketika tubuh masuk ke permukaan air, lentingkan tubuh sedemikian rupa
  • Posisi tubuh meluncuh di bawah permukaan air.

7. Pembalikan Renang Gaya Punggung

Cara membalik dalam renang gaya punggung dilakuka dengan setengah salto. Teknik berbalik pada renang gaya punggung adalah:

  • Tangan kiri menyentuh dindiong kolam , lutut dibengkokkan dan ditarik
  • Dengan bantuan tarikan tangan, lutut diarahkan ke lengan yang berada didinding kolam
  • Dayungan tangan dan tarikan lutut yang membentuk setengah salto membawa kedua lengan tiba di diding kolam
  • Setibanya kedua lengan di dindangan  kolam, kedua lengan diluruskan ke atas kepala
  • Serentak tolakan kaki dengan meluruskan kedua lengan
  • Serentak tolakan kaki dengan melurus  kab kedua belah lengan
  • Tubuh meluncur dari dinding kolam

Teknik Dasar Lompat Tinggi Gaya Straddle / Gaya Guling

Lompat tinggi gaya guling atau disebut juga gaya straddle adalah salah satu gaya lompat tinggi yang hingga saat ini masih digunakan untuk perlombaan dan diajarkan di sekolah-sekolah. Perbedaan gaya straddle dengan gaya-gaya yang lain adalah pada saat melewati mistar. Pada gaya straddle pada saat melewati di atas mistar posisi tubuh dalam keadaan tengkurep dan  posisi kaki di buka lebar atau kangkang.  Dari segi lain, perbedaanya terletak pada kaki tolakan yang digunakan pada gaya ini dan mendarat dengan kaki ayun yang terjauh.
Teknik Dasar Lompat Tinggi Gaya Straddle / Gaya Guling
Kelangsungan gerakan lompat tinggi dapat dibedakan atas awalan, tumpuan, saat melewati mistar dan mendarat. Inilah uraian Teknik dasar lompat tinggi gaya straddle:
a. Langkah Lari Awalan

Awalan lari gaya straddle dilakukan dalam garis lurus yang menyerong dari permukaan depan matras pendaratan. Sudut yang disarankan adalah sekitar 20 – 30 derajat dari garis luru matras.  Tetapi awalan tersebut dapat berbentuk lengkungan  dengan sudut  45 – 55 derajat terhadap letak mistar.
 Kecepata dalam melakukan awalan diperlukan untuk memberikan momentum terhadap badan untuk melewati mistar. Oleh sebab itu, awalan dilakukan dengan kecepatan yang cukup tinggi. Panjang awalan delapan langkah, pada empat langkah yang terakhir lebih lebar dari empat awalan yang pertama. Agar bertumpu pada titik tumpu yang tepat dianjurkan menggunakan tanda-tanda. Jika tumpuan dilakukan dengan kaki kiri maka awalan dimulai dari sebelah kiri bak lompat.
b. Teknik Tolakan

tolakan kaki tumpu menggunakan kaki yang terkuat agar menghasilkan gerakan naik yang maksimal. Langkah terakhir agak diperlebar dengan disertai sikap badan yang menengadah disertai gerakan mengayun ke atas untuk membantu meningkatkan titik berat badan yang lebih tinggi.
Sikap badan yang agak menengadah dapat menghasilkan sudut tumpuan yang lebih besar, sehingga akan mempermudah mengayunkan kaki. Gerakan kaki ayun dalam keadaan lurus, tetapi tidak kaku. Setelah kaki kanan diayunkan ke atas dan badan terangkat dengan kaki tumpu. Saat melewati di atas mistar,  ayunan kaki lebih tinggi dari kepala dan melewati mistar lebih dahulu dari bagian bada yang lain.
c. Bentuk Gerakan Di Atas Mistar

Setelah mencapai titik tinggi maksimum badan diputar ke kiri penuh, dengan kepala mendahului melewati mistar, perut dan dada menghadap ke bawah. Kaki tumpuan yang semula bergantung ditari dalam posisi kangkang. Pada saat ini kaki kanan sudah turun dan tangan sudah siap-siap membantu mendarat.
d. Teknik mendarat


Setelah melewati mistar badan bisa langsung jatuh pada punggung yang tidak membahayakan bagi 
pelompat. Tetapi jika tempat pendaratan merupakan bak pasir. Maka pendaratan dilakukan dengan kaki kanan dan dibantu dengan kedua tangan

Teknik Dasar Lari Jarak Pendek

Lari jarak pendek atau lari sprint adalah lari dengan kecepatan penuh. Lari jarak pendek menempuh jarak 100 meter, 200 meter, dan 400 meter. Teknik lari jarak pendek dibagi menjadi 3. Yaitu start jongkok, gerakan lari, dan teknik memasuki garis finish. Untuk lebih jelasnya marilah kita bahas satu persatu dari ketiga teknik tersebut:
Teknik Dasar Lari Jarak Pendek
a. Start Jongkok
Start jongkok adalah start lari dengan menggunakan gaya jongkok. Cara melakukan start jongkok adalah sebagai berikut:
Pada aba-aba "Bersedia":
  1. Ambil posisi jongkok. Letakkan tangan di tanah/ tempat melakukan lari. Ibu jari dan jari yang lain membentuk huruf V terbalik. Bahu condong ke depan  sedikit di depan tangan, dan lengan lurus.
  2. Kepala rileks agar leher tidak tegang dan pandangan ke depan kira-kira 2,5 meter dimuka garis sart
  3. Letakkan kaki menghadap garis start dari bentuk start yang digunakan

Pada aba-aba "siap",
 gerakan tubuh adalah sebagai berikut:
  1. Angkat panggul ke atas sedikit lebih tinggi dari bahu, garis punggung sedikit menurun ke depan dan badan lebih condong ke depan. Kepala rendah, leher tetap rileks, pandangan ke bawah 1- 1.5 meter di muka garis start.
  2. Lengan tetap lurus jangan bengkok
  3. Pada waktu mengangkat panggul . ambil napasdalam-dalam.

Pada waktu aba-aba "ya".

Geraka tubuh adalah?
  1. Ayunkan lengan kiri ke depan dan lengan kanan ke belakang kuat-kuat
  2. Kaki kiri menolak kuat-kuat, kaki kanan melangkah secepat mungkin, langkah pertama kira-kira 45 cm sampai 75 cm di depan start.
  3. Berat badan harus bertumpu ke depan
  4. Langkah kaki lari makin lama makin lebar, enam sampai Sembilan langkah pertama merupakan langkah peralihan dari langkah-langkah start ke langkah lari dengan kecepatan penuh.
  5. Bernapaslah seperti biasa. Kekuatan nafas seseorang merupakan kunci kemenangan perlombaan.

Start jongkok dapat dibagi menjadi 3 macam, yaitu:
    a. Start jongkok pendek
    b. Start  jongkok menengah 
    c. Start jongkok panjang
Yang membedakan ketiga start adalah posisi kaki pada saat berjongkok, yaitu: 
Pada start pendek, 14 – 28 cm
Pada start sedang, 35 – 42 cm
Pada start panjang, 50 – 70 cm
b. Gerakan Lari
Gerakan sprint, dibagi menjadi tiga gerakan, yaitu:
Posisi tubuh pada saat lari
Ayunan kedua lengan
Gerakan langkah kaki
Gerakan langkah kaki:
  1. Langkah kaki panjang dan dilakukan secepat mungkin, pendaratan kaki tumpuan selalu pad ujung telapak kaki, lutut sedikit dibengkokkan.
  2. Ayunan lengan dilakukan dari belakang ke depan secara bergantian dengan siku sedikit bengkokkkan.
  3. Posisi badan condong ke depan secara wajar. Otot sekitar leher dan rahang tetap rileks, dengan kepala dan punggung dlam posisi satu garis.

c. Gerakan memauki garis finis.

Memasuki garis finish merupakan satu hal yang penting untuk mencapai kemenangan. Keterlambatan dalam memasuki garis finish dapat mengakibatkan kekalahan dalam perlombaan. Dalam perlombaan lari sprint, Cara memasuki garis finish adalah:
  1. Membusungkan dada ke depan, saat menjelang garis finish
  2. Menjatuhkan salah satu bahu ke depan bawah. Saat masih dalam posisi lari.

Larangan-larangan
Tidak boleh meloncat saat memasuki garis finish
Tidak boleh menggapai pita finish
Tidak boleh berhenti mendadak di garis finish.

Peraturan Permainan Bulu Tangkis

Peraturan Permainan Bulu tangkis meliputi peraturan tempat, peraturan alat dan peraturan permainan. 
Baiklah marilah kita bahas satu- persatu dari ketiga peraturan di atas. Peraturan Lapangan bulu tangkis:
a. Lapangan Bulu Tangkis
Berdasarkan peraturan bulu tangkis, bentuk lapangan bulu angkis adalah persegi panjang dengan ukuran sebagai berikut:
1. Pangjang                   :13, 40 m
2. Lebar          : 6,40 m
3. Lebar garis pembatas : 5 cm
Gambar lapangan Bulu Tangkis



b. Jaring Net
Jaring Net terbuat dari tali yang halus dengan ukuran sebagai berikut:
1. Panjang         : 6,10 m
2. Lebar :  0,75 m
3. Tinggi : 1, 525m
4. Di sepanjang net diberi pita dengan lebar 5 cm
c. Bola (shuttlecock)
Kok terbuat dari bulu ayam atau yang sejenis dengan ukuran sebagai berikut:
1. Panjang bulu : 60 sampai 70 mm
2. Diameter gabus : 25 sampai 28 mm
3. Garis tengah ujung lingkaran bulu : 54 mm 
4. Jumlah bulu : 14 sampai 16 helai
5. Berat bola : 4,73 sampai 5,50 gram
d. Pengundian
Sebelum permainan dimulai wasit melakukan pengundian untuk menentukan siapa yang pertama berhak melakukan servis.
e. Servis
Servis adalah pukulan bola pertama mengawali pertandingan dimulai. Dalam permainan bulu tangkis cara melakukan servis adalah sebagai berikut:
  • Apabila pukulan servis yang dilakukan oleh penyaji servis tidak dapat dikembalikan oleh penerima servis. Penyaji servis mendapat tambahan nilai satu angka.
  • Apabila penerima servis dapat mengembalikan shuttlecock dengan baik dan penyaji servis gagal mengembalikan, maka shuttlecock  dengan baik, dan penyaji servis tidak mendapat nilai
f. Jumlah Nilai Point
  • Jumlah nilai dalam pertandinganadalah 15, apabila tidak terjadi deuce. Hal itu berlaku untuk permainan tungal putra, ganda putra, ganda putrid, dan ganda campuran.
  • Jumlah nilai dalam pertandingan tunggal putrid adalah apabila tidak terjadi deuce adalah 11
  • Apabila terjadi deuce pada skor 13, maka dilakukan penambahan angka 5. Dan apabila terjadi deuce pada angka 14 maka dilakukan penambahan 2 angka.
  • Pada permainan tunggal putrid, jika deuce terjadi pada angka 9, dilakukan penambahan angka 3 dan jika terjadi deuce pada angka 10, maka dilakukan penambahan 2 angka.

g. Bentuk Permainan
1. Permainan Tunggal.
Dalam permainan bulu tangkis untuk tunggal, baik tunggal putra atau tunggal putri, garis lapangan yang dipakai adalah garis dalam bagian pinggir lapangan, dan garis luar untuk garis yang berada di belakang .
2. Permainan Ganda
Dalam permainan ganda, garis yang dipakai untuk pinggir adalah garis yang sebelah luar, sedang garis belakang adalah garis yang bagian dalam. Permainan bulu tangkis ada ganda putra, ganda putrid, dan ganda campuran. Ganda campuran adalah pasangan bulu tangkis yang terdiri dari putra dan putri.